Mengenal 5 Ketidaksamaan Pasar Saham dan Forex,Yuk Simak
Mengenal 5 Ketidaksamaan Pasar Saham dan Forex,Yuk Simak Sumber : kinstacdn.com

Mengenal 5 Ketidaksamaan Pasar Saham dan Forex,Yuk Simak ….

Investasi di ke-2 pasar itu dipandang cukup memberikan keuntungan. Tetapi, harus dipahami jika resiko dari ke-2 produk itu lumayan tinggi. Namun, harus dipahami jika pasar saham dan forex tidak sama. Ke-2 nya mempunyai ketidaksamaan yang berarti.

Lalu, apakah bedanya?

Forex dan saham

Karena itu, tidaklah aneh, banyak isu berkembang di usaha ini. Beberapa orang yang tertarik sama pasar valuta asing ini karena likuiditasnya yang tinggi, waktu trading, dan jumlah leverage yang diterima.

Berikut kunci dalam memperbandingkan atau membandingkan forex dan saham:

1. Instrument yang diperjualbelikan

Dalam pasar saham, instrument yang diperjualbelikan ialah surat bukti pemilikan atas perusahaan atau perseroan terbatas. Sedang dalam forex, instrument yang diperjualbelikan ialah mata uang beberapa negara di dunia.

BACA JUGA  10 Strategi Mengawali Bisnis Buat Milenial di tengah Badai Krisis,Yuk Bisnis....

Berlainan dengan trading forex yang memperbandingkan nilai mata uang sebuah negara dengan mata uang negara yang lain, pada trading saham, nilai saham sebuah perusahaan tidak dibanding dengan saham perusahaan lain.

2. Likuiditas

Sama seperti yang dijumpai, likuiditas pasar forex jadi daya magnet untuk investornya. Pasar ini paling likuid dibanding yang lain karena kapitalisasinya yang besar. Sementara, likuiditas di pasar saham benar-benar tergantung pada reputasi dan kapitalisasi dari saham yang dibeli.

3. Volatilitas

Tanda ini menghitung harga periode pendek. Beberapa trader kemungkinan pilih periode pendek dan tergantung pada volatilitas untuk mendapat keuntungan dari peralihan harga yang cepat di pasar. Sementara, trader lain kemungkinan cenderung pilih investasi yang tidak begitu “naik-turun dan kurang beresiko”.

BACA JUGA  4 Cara Simpan Emas Antam dan Ongkos-biayanya

Volatilitas pasar forex tinggi sekali. Maknanya, harga dapat naik tinggi secara cepat dan kebalikannya. Sementara, skema harga saham condong lebih konstan dan bisa dicari dari hari ke hari. Dengan begitu, banyak trader periode pendek yang pilih pasar valas. Sementara, investor periode panjang peluang lebih menyenangi kestabilan yang ditawari oleh saham blue chips.

4. Leverage

Ketidaksamaan ke-2 berada pada segi leverage. Leverage sendiri pada intinya ialah pemakaian sumber dana dan asset perusahaan yang mempunyai fixed biaya atau ongkos masih tetap. Pemakaian sumber dana dan asset itu mempunyai tujuan untuk tingkatkan kekuatan keuangan dari beberapa pemegang saham. Leverage memungkinkannya seorang lakukan transaksi bisnis bermodal yang lebih kecil dibanding modal sebenarnya.

BACA JUGA  Apa Ketidaksamaan dari Listing, Delisting,Relisting Dan Pemahaman Bursa Dampak

Pasar forex tawarkan leverage yang semakin tinggi. Sementara, leverage di pasar saham benar-benar kecil atau bahkan juga tidak ada. Misalkan di AS, investor mempunyai akses ke leverage dengan rasio 2:1. Sedang forex tawarkan leverage sampai 50:1. Tetapi, harus dipahami jika belum pasti semua leverage bagus.

5. Waktu trading

Ketidaksamaan lain di antara saham dan forex ialah di saat trading. Sesion trading untuk saham terbatasi pada pukul bursa. Jam membuka dan tutup bursa saham setiap negara tentu saja berbeda. Misalkan, di Bursa Dampak Indonesia (BEI) pada Senin-Kamis sesion I akan dibuka pada jam 9.30-12.00 WIB dan diteruskan sesion II pada 13.30-15.30 WIB atau waktu Jakarta Automated Trading Sistem (JATS). Sedang pada Jumat, sesion I dibuka jam 09.00-11.30 WIB dan sesion II pada 14.00-16.00 WIB atau JATS.

BACA JUGA  Catat, Ini Langkah Memeriksa Orisinalitas Emas Antam

Sementara, di pasar forex, trading masih tetap aktif selama waktu. Karena, forex diperjualbelikan di penjuru dunia yang mempunyai ketidaksamaan waktu. Dalam pasar forex ada empat sesion perdagangan di dunia, yakni sesion Australia (Sydney) yang diawali jam 05.00-14.00 WIB, selanjutnya diteruskan oleh sesion Asia (Tokyo) diawali jam 07.00-16.00 WIB, sesion Eropa (London) yang diawali jam 13.00-22.00 WIB, dan sesion Amerika (New York) diawali jam 20.00-05.00 WIB.

Elastisitas trading dengan likuiditas yang bagus nyaris setiap waktu selama seharian jadi bonus tambahan untuk trader.