Apa Ketidaksamaan dari Listing, Delisting,Relisting Dan Pemahaman Bursa Dampak
Apa Ketidaksamaan dari Listing, Delisting,Relisting Dan Pemahaman Bursa Dampak Sumber : asset.kompas.com

Apa Ketidaksamaan dari Listing, Delisting,Relisting Dan Pemahaman Bursa Dampak

Dalam proses perdagangan di bursa dampak dikenali istilah listing, delisting dan relisting. Lalu, apakah bedanya listing, delisting dan relisting di dunia pasar modal?

Listing

Listing ialah proses pendataan saham sebuah perusahaan di pasar modal atau yang ada di Indonesia umum diketahui seagai Bursa Dampak Indonesia (BEI). Karena ada proses pendataan ini karena itu warga bisa mempunyai atau beli saham perusahaan itu. Di dunia pasar modal proses pendataan saham ini umum diketahui sebagai Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum pertama.

Delisting

Adapun proses penerapan delisting ialah seperti berikut:

Bila satu emiten menjumpai salah satunya persyaratan delisting, paling lamban sehari bursa sesudah hal itu dijumpai oleh faksi emiten, bursa akan umumkan delisting emiten itu dari bursa.
Bila satu emiten alami salah satunya keadaan delisting, bursa akan hapus pendataan saham perusahaan itu lewat proses berikut:
Bursa umumkan keputusan emiten itu, terhitung agendanya. Informasi dibikin paling lamban awalnya sesion pertama di hari bursa selanjutnya sesudah keputusan dibikin.
Di hari bursa yang serupa dengan dikeluarkan informasi delisting dan agendanya, bursa akan mensuspen perdagangan saham emiten itu dengan ketentuan suspensi akan dilaksanakan sepanjang lima hari bursa terhitung semenjak tanggal informasi suspensi.
Saham perusahaan terdaftar kemungkinan diperjualbelikan di bursa yakni di pasar perundingan, sepanjang dua puluh hari bursa terhitung tanggal suspensi, usai dan penuntasan transaksi bisnis akan ditanggung oleh KPEI.
Delisting akan efisien di hari bursa selanjutnya sesudah periode perdagangan.
Emiten yang sahamnya dihapus pendataannya dari bursa bisa ajukan berkeberatan ke Ketua Bapepam dan keputusan Bapepam ialah final.

BACA JUGA  Strategi untuk Memasang iklan Usaha Kebersihan Anda Secara Efisien

Relisting

Relisting ialah pendataan kembali saham emiten di bursa. Dengan proses relisting ini, saham satu perusahaan dapat kembali ditransaksikan di BEI.

Proses penerapan relisting seperti berikut:

Emiten yang dihapus pendataan sahamnya dari bursa bisa
ajukan permintaan untuk mencatat kembali sahamnya di bursa tercepat 6 bulan semenjak tanggal delisting.
Emiten yang menghapuskan pendataan sahamnya dari bursa atas permintaan sendiri bisa ajukan permintaan pendataan kembali tercepat 10 tahun semenjak tanggal delisting. Bila pemegang saham sebagian besar atau management sudah berbeda, emiten itu bisa ajukan permintaan pendataan kembali tercepat 5 tahun semenjak tanggal delisting.
Permintaan pendataan saham kembali akan diperjualbelikan secara sama dengan pendataan saham baru.

BACA JUGA  4 Tips Untuk Membumbui Taktik Marketing Digital Anda

Tiap orang yang bergulat di dunia pasar modal kelihatannya sudah tidak asing bila dengar nama bursa dampak. Bursa dampak sebetulnya sama dengan beberapa pasar yang lain, yakni tempat berjumpanya penjual dan konsumen. Perbedaannya pada tempat itu memperdagangkan surat bernilai seperti saham, obligasi dan sebagainya.

Di Indonesia, sekarang ini cuman ada Bursa Dampak Indonesia (BEI) yang diputuskan sebagai pasar modal di Indonesia. BEI mempunyai kantor di Jalan Sudirman, Jakarta.

BEI sendiri sebagai penyatuan dari 2 bursa yang sempat berada di Indonesia, yaitu Bursa Dampak Jakarta (BEJ) dan Bursa Dampak Surabaya (BES). Panggilan lain dari BEI ialah IDX.

Merilis dari situs idx.co.id, bursa dampak ialah faksi yang mengadakan dan sediakan mekanisme dan atau fasilitas untuk menghadapkan penawaran jual dan membeli dampak beberapa pihak lain dengan arah memperdagangkan dampak dari mereka.

BACA JUGA  Ingin Jadi Crazy Rich? Coba Jalani Salah Satu diantara 5 Bisnis Ini

Peranan Bursa Dampak

Sediakan semua fasilitas perdagangan dampak
Membuat ketentuan yang terkait dengan aktivitas bursa
Mengusahakan likuiditas instrument
Menahan praktik-praktik yang dilarang seperti kolusi,
pembangunan harga yang tidak lumrah, dan insider trading
Menebarluaskan info bursa
Membuat instrument dan jasa baru.
Kewajiban Bursa Dampak

Memberikan laporan aktivitasnya ke Bapepam
Memutuskan ketentuan berkenaan keanggotaan, pendataan, perdagangan, kesepadanan dampak, kliring, dan penuntasan transaksi bisnis bursa, dan beberapa hal yang lain terkait dengan aktivitas bursa
Mempunyai unit pemeriksa.

Instrument di Bursa Dampak

Saham
Saham ialah pertanda pelibatan atau kepemilikan seorang atau
tubuh pada suatu perusahaan. Di bursa dampak, saham sebagai dampak yang terbanyak dijualbelikan.

BACA JUGA  Mengenal 5 Ketidaksamaan Pasar Saham dan Forex,Yuk Simak ....

Obligasi
Obligasi ialah surat bernilai atau sertifikat yang berisi kontrak di antara pemberi utang (pemodal) dan yang dikasih utang (emiten).

Obligasi Alterasi
Obligasi alterasi sepintas sama dengan obligasi biasa,
seperti memberinya coupon yang masih tetap, mempunyai jatuh termin, dan mempunyai nilai pari. Yang membandingkannya obligasi adalah alterasi bisa diganti dengan saham biasa.

Right
Bukti right sebagai hak untuk pemodal dalam beli saham
baru yang dikeluarkan emiten.

Waran (Warrant)
Waran ialah hak untuk beli saham biasa di saat dan
harga yang telah ditetapkan. Umumnya waran dipasarkan bertepatan dengan surat bernilai lain, seperti saham atau obligasi. Penerbit waran harus mempunyai saham yang nanti diubah oleh pemegang waran, tetapi sesudah saham atau obligasi yang dibarengi waran masuk pasar, ke-3 nya bisa diperjualbelikan secara terpisah.

BACA JUGA  Trik Membuat Usaha Online Anda Mencolok Dengan Jadi Off-line